Facebook haram!... demikian pernah kita dengar ketika facebooking mulai menjamur....
Hm.... apa dasarnya ya?...
Daku sih tidak begitu tertarik untuk bergabung dengan group yang 'pro' atau yang 'kontra'.... Aku lebih tertarik menelaahnya ke dalam diri sendiri... Banyak manfaat atau ruginya sih buat diriku? Lalu... apakah facebooking ini bisa sejalan dengan pribadi muslim/ah?
Terus terang dengan FB kita bisa menyambung tali silahturahim yang terputus...
Bayangkan saja, teman yang dulunya sudah terlupakan... tiba2 kembali muncul di 'hadapan' kita... dengan perubahan yang nda kebayang sebelumnya... ada yang jadi cakep atau ada yang tambah culun.... (hehehehe)
So, ketemu teman lama sangat baik kan?
Mengapa? karena menyambung tali silahturahim itu memang dianjurkan...Dan dengan silahturahim networking kita semakin luas.... Coba deh ingat-ingat, sekarang ini sepertinya teman-teman kita semakin variatif kan kemampuannya.... Mau minta bantuan, banyak referensinya....
Rasulullah SAW bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu adalah menyambungkan apa yang terputus."(HR Bukhari)
================
Ada satu lagi nih alasan mengapa saya rasa FB bermanfaat sekali buat saya, yaitu.... saya kenal saudara saya di FB!!! hehehe...rada konyol sih... tapi inilah kenyataannya.....
Dulu ketika meninggalkan Surabaya (tempat kelahiran Bapak), beberapa sepupu belum lahir.... jadinya saya tidak sempat ketemu....
Kemudian, kesempatan untuk ketemu-pun sepertinya tidak optimal, yang ada ketemunya om dan tantenya saja....
Jadi melalui FB saya seperti ketiban durian runtuh.... tiba2 saya merasa saudara saya tambah banyak..... (padahal udah banyak ya?)
Hm.....
Lalu bagaimana dengan kerugiannya?
Nah ini sih kembali kepada penggunanya...
Coba kita bayangkan FB itu seperti sebuah pisau.........
Kalau pengguna menggunakan pisau di dapur buat masak tentu sangat bermanfaat....
Tapi kalau pisau itu kemudian digunakan untuk membunuh orang.... nah itu baru tidak manfaat... tul kan?
Jadi??, nda lucu kan kalau kemudian pisau diharamkan?
Ntar gimana dong masak didapur.... masak pake gunting kuku?? ;)
Terus terang aku tidak mau bahas kerugian secara panjang lebar...
Terlalu banyak.... siapapun yang berniat jahat pasti akan menyebabkan FB itu RUGI bukan MANFAAT....
FB bisa jadi ajang fitnah menfitnah
FB bisa buat prostitusi
FB bisa menjebak para gadis muda ke lelaki tidak bertanggung jawab
FB bisa sebagai alat penipuan
FB bisa buat orang menunda kewajiban sholat.....
bahkan FB bisa buat anak sekolah bodoh!!!
Lha.... kalau FB-an melulu..... kapan belajarnya????? hehehehe
==================
Yuk sekarang kita lihat apa sih manfaat FB yang paling yahud buat aku?
Buat aku dengan fesbuk......sadar tidak sadar kita jadi sering reunian....
Kita jadi sering berbagi informasi...
Kita jadi join grup-grup alumni atau ikatan2 lainnya
Beberapa waktu yang lalu, aku mulai menimbang-nimbang....
Mengapa aku sekarang jadi 'begitu dekat' dengan teman-teman lama?
Mengapa setelah aku bergabung di grup sekolah, aku setiap saat mendapat info mengenai rekan2 lama?
Mengapa aku tidak pernah ketinggalan info mengenai hal-hal yang up to-date?
Bahkan.....ketika ada yang kena musibah.... aku segera mendapat beritanya dan langsung bertindak.....
Info di FB benar-benar bagaikan api yang menjalar begitu cepat.....
==============
So..... Mengapa hal yang begitu indah tersebut tidak aku terapkan buat keluargaku?
Aku kemudian mencoba menghitung jumlah keluarga-ku dari sisi suami (hehehe... pasti miikir deh... kok sisi suami dulu sih? lha iyalah... keluarga suami kan keluarga buesaaar....)
Nah setelah dihitung ternyata jumlahnya mencapai 42 orang... itu hanya oom, tante, sepupu, istri sepupu, keponakan, dan yang mempunyai hubungan dekat saja lho... dan belum termasuk yang belum menjawab request daku.....
Segera saja aku coba buat grup keluarga ini....
Aku invite seluruh anggota keluarga untuk join, dan mulai berbagi info seputar keluarga besar...
Aku masih ingat, berita pertama, undangan arisan bulanan.....
Lalu mulai ada yang masukin foto jadul.... wah jangan ditanya deh...komen2 anehnya.... :)
Terakhir berita keluarga yang dirawat di Rumah Sakit....
Alhamdulillah keluarga yang tinggalnya di luar jakarta atau luar negeri, dapat menerima info ini dengan cepat......
Doa-pun diterima bertubi-tubi dari segala penjuru.....
Oh...betapa indahnya ya..... mendapati begitu banyak orang yang care pada kita......
"Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dipanjangkan umurnya, maka lakukanlah SILATURAHMI." (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).
Subhanallah, manfaatnya terasa sekali kan ..
===================
Well, frens, bagaimana dengan anda?
"Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebajikan dan menghubungkan silaturahmi. Sedangkan yang paling cepat mendatangkan kejahatan ialah balasan (siksaan) orang yang berbuat jahat dan memutuskan hubungan kekeluargaan." (HR Ibnu Majah)
Ayo kita manfaatkan FB untuk mempererat tali silahturahim di antara keluarga kita.....
Jangan sampai FB hanya bermanfaat untuk teman2 saja, sementara keluarga kita lupakan (1003 yf/ff)
Silahkan di-share yang merasa topik ini bermanfaat dunia akherat.....
Hm.... apa dasarnya ya?...
Daku sih tidak begitu tertarik untuk bergabung dengan group yang 'pro' atau yang 'kontra'.... Aku lebih tertarik menelaahnya ke dalam diri sendiri... Banyak manfaat atau ruginya sih buat diriku? Lalu... apakah facebooking ini bisa sejalan dengan pribadi muslim/ah?
Terus terang dengan FB kita bisa menyambung tali silahturahim yang terputus...
Bayangkan saja, teman yang dulunya sudah terlupakan... tiba2 kembali muncul di 'hadapan' kita... dengan perubahan yang nda kebayang sebelumnya... ada yang jadi cakep atau ada yang tambah culun.... (hehehehe)
So, ketemu teman lama sangat baik kan?
Mengapa? karena menyambung tali silahturahim itu memang dianjurkan...Dan dengan silahturahim networking kita semakin luas.... Coba deh ingat-ingat, sekarang ini sepertinya teman-teman kita semakin variatif kan kemampuannya.... Mau minta bantuan, banyak referensinya....
Rasulullah SAW bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu adalah menyambungkan apa yang terputus."(HR Bukhari)
================
Ada satu lagi nih alasan mengapa saya rasa FB bermanfaat sekali buat saya, yaitu.... saya kenal saudara saya di FB!!! hehehe...rada konyol sih... tapi inilah kenyataannya.....
Dulu ketika meninggalkan Surabaya (tempat kelahiran Bapak), beberapa sepupu belum lahir.... jadinya saya tidak sempat ketemu....
Kemudian, kesempatan untuk ketemu-pun sepertinya tidak optimal, yang ada ketemunya om dan tantenya saja....
Jadi melalui FB saya seperti ketiban durian runtuh.... tiba2 saya merasa saudara saya tambah banyak..... (padahal udah banyak ya?)
Hm.....
Lalu bagaimana dengan kerugiannya?
Nah ini sih kembali kepada penggunanya...
Coba kita bayangkan FB itu seperti sebuah pisau.........
Kalau pengguna menggunakan pisau di dapur buat masak tentu sangat bermanfaat....
Tapi kalau pisau itu kemudian digunakan untuk membunuh orang.... nah itu baru tidak manfaat... tul kan?
Jadi??, nda lucu kan kalau kemudian pisau diharamkan?
Ntar gimana dong masak didapur.... masak pake gunting kuku?? ;)
Terus terang aku tidak mau bahas kerugian secara panjang lebar...
Terlalu banyak.... siapapun yang berniat jahat pasti akan menyebabkan FB itu RUGI bukan MANFAAT....
FB bisa jadi ajang fitnah menfitnah
FB bisa buat prostitusi
FB bisa menjebak para gadis muda ke lelaki tidak bertanggung jawab
FB bisa sebagai alat penipuan
FB bisa buat orang menunda kewajiban sholat.....
bahkan FB bisa buat anak sekolah bodoh!!!
Lha.... kalau FB-an melulu..... kapan belajarnya????? hehehehe
==================
Yuk sekarang kita lihat apa sih manfaat FB yang paling yahud buat aku?
Buat aku dengan fesbuk......sadar tidak sadar kita jadi sering reunian....
Kita jadi sering berbagi informasi...
Kita jadi join grup-grup alumni atau ikatan2 lainnya
Beberapa waktu yang lalu, aku mulai menimbang-nimbang....
Mengapa aku sekarang jadi 'begitu dekat' dengan teman-teman lama?
Mengapa setelah aku bergabung di grup sekolah, aku setiap saat mendapat info mengenai rekan2 lama?
Mengapa aku tidak pernah ketinggalan info mengenai hal-hal yang up to-date?
Bahkan.....ketika ada yang kena musibah.... aku segera mendapat beritanya dan langsung bertindak.....
Info di FB benar-benar bagaikan api yang menjalar begitu cepat.....
==============
So..... Mengapa hal yang begitu indah tersebut tidak aku terapkan buat keluargaku?
Aku kemudian mencoba menghitung jumlah keluarga-ku dari sisi suami (hehehe... pasti miikir deh... kok sisi suami dulu sih? lha iyalah... keluarga suami kan keluarga buesaaar....)
Nah setelah dihitung ternyata jumlahnya mencapai 42 orang... itu hanya oom, tante, sepupu, istri sepupu, keponakan, dan yang mempunyai hubungan dekat saja lho... dan belum termasuk yang belum menjawab request daku.....
Segera saja aku coba buat grup keluarga ini....
Aku invite seluruh anggota keluarga untuk join, dan mulai berbagi info seputar keluarga besar...
Aku masih ingat, berita pertama, undangan arisan bulanan.....
Lalu mulai ada yang masukin foto jadul.... wah jangan ditanya deh...komen2 anehnya.... :)
Terakhir berita keluarga yang dirawat di Rumah Sakit....
Alhamdulillah keluarga yang tinggalnya di luar jakarta atau luar negeri, dapat menerima info ini dengan cepat......
Doa-pun diterima bertubi-tubi dari segala penjuru.....
Oh...betapa indahnya ya..... mendapati begitu banyak orang yang care pada kita......
"Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dipanjangkan umurnya, maka lakukanlah SILATURAHMI." (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).
Subhanallah, manfaatnya terasa sekali kan ..
===================
Well, frens, bagaimana dengan anda?
"Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebajikan dan menghubungkan silaturahmi. Sedangkan yang paling cepat mendatangkan kejahatan ialah balasan (siksaan) orang yang berbuat jahat dan memutuskan hubungan kekeluargaan." (HR Ibnu Majah)
Ayo kita manfaatkan FB untuk mempererat tali silahturahim di antara keluarga kita.....
Jangan sampai FB hanya bermanfaat untuk teman2 saja, sementara keluarga kita lupakan (1003 yf/ff)
Silahkan di-share yang merasa topik ini bermanfaat dunia akherat.....
reff : http://keluarga-yuno-firdaus.blogspot.com/2010/03/facebook-manfaat-atau-rugi-mudharat.html

The z-axis gear got partially stripped at one point when I was trying to fit a shim as mine was missing. One thing in particular I hated though was the upside down sample mounting. I usually used post-its or similar to hold the dies to a drilled out petri dish. Which of course brings to the next annoyance that its also annoying to even get something mounted onto the stage at all.
See a crude video of it working here.
Also you can see I had to tape the eyepieces in so they wouldn't fall out. At first I tried to figure something out with my rotary table since it was the only other heavy duty CNC equipment I (thought I) had. I also had a Z stage for optical work, but the thumb screw was very hard to turn and adapting a servo would be difficult. The dimensions were also awkward to actuate it using the rotary table. I eventually realized I had a CNC micrometer from half of a UV-VIS spectrometer I found and scrapped at RPI. The brackets were close enough to easily adapter to the XY t-slot with an l-bracket. The sample tray base is a largish l-bracket which I've attached several different holders on to experiment. Ultimately I'll probably replace it was a kinematic mirror mount so I can correct tilt errors easily. An early test was to instead use a largish petri dish for the same purpose, but I found that Z axis movement tended to move things around too much. I should still try to couple it tighter to the main axis to reduce vibration, but it doesn't seem suitable enough unfortunately. Finally, the original set-up depended on gravity to remain stable. To compensate, I have it tightened with a rubber band:
The rubber band goes around the brass part which was suppose to be pressed against the shaft by the weight of the equipment mounted to it. As its been turned on its side, this is no longer true. At some point I might see if I can make some more proper spring loaded replacement.
The unused IC there is a CD4050 buffer I was going to use on the parallel port. I got lazy and didn't wire it up as the parallel port was already putting out near 5V.
An interesting piece in its own right, from what I can tell it came from an Intel Journey Inside the Computer educational kit. Of course, I didn't scan the entire wafer, but just one chip. While the plastic distorts the image, it does make a good test as its easy to level and rotate.
